PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KONSUMSI ENERGI TERBARUKAN, DAN POPULASI PENDUDUK TERHADAP EMISI CO2 DI EMPAT NEGARA ASEAN PERIODE 2014–2023
Kata Kunci:
ASEAN, Emisi CO₂, Pertumbuhan Ekonomi, Energi Terbarukan, PopulasiAbstrak
Peningkatan aktivitas ekonomi di Association South East Asia Nation (ASEAN) telah diidentifikasi sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Namun, fenomena ini sejalan dengan peningkatan emisi karbon dioksida (CO2). Tujuan studi ini adalah menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, konsumsi energi terbarukan, dan populasi penduduk terhadap emisi CO2 di negara-negara ASEAN periode 2014–2023. Studi ini menggunakan data panel dari empat negara ASEAN: Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Singapura. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Model Efek Tetap (FEM), sebuah keputusan yang dipandu oleh hasil uji Chow dan Hausman. Temuan studi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan populasi penduduk menunjukkan dampak substansial terhadap peningkatan emisi CO2, sementara konsumsi energi terbarukan menunjukkan dampak negatif namun memiliki dampak signifikan. Studi ini menawarkan implikasi kebijakan yang menggarisbawahi perlunya percepatan transisi energi dan sekaligus memperkuat regulasi lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.


