MENGUPAS PERAN FEMINISME DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI GENDER YANG SEIMBANG (Studi: Perempuan Kuli Panggul Pasar Beringharjo)

Penulis

  • Ika Wahidah Universitas Brawijaya Penulis

Kata Kunci:

Feminisme, Inklusi Gender, Perempuan Kuli Panggul

Abstrak

Kasus perempuan sebagai kuli panggul di pasar mencerminkan ketidaksetaraan gender yang masih berlangsung dalam sektor informal, di mana perempuan sering kali terjebak dalam pekerjaan dengan kondisi kerja yang tidak menguntungkan dan upah yang rendah. Feminisme memiliki peran penting dalam mengatasi kesenjangan gender ini dengan memperjuangkan kesetaraan hak, pemberdayaan ekonomi, dan pengakuan terhadap pekerjaan perempuan di sektor informal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan berfokus kepada fenomena realitas sebenarnya yang menjadi obyek penelitian agar lebih mendalam dan memperoleh data yang diinginkan dengan melihat serta mempelajari teori feminisme agar dapat mewujudkan inklusi gender yang seimbang dan semua perempuan mendapatkan kesetaraan hak dan kesempatan yang sama. Melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan perubahan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, feminisme dapat membantu meningkatkan kualitas hidup perempuan pekerja dan memberikan akses kepada mereka untuk pekerjaan yang lebih layak dan dihargai. Selain itu, penghapusan stigma dan stereotip gender serta peningkatan solidaritas antar perempuan di sektor tersebut juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan inklusi gender yang lebih baik. Dengan demikian, peran feminisme dalam kasus ini adalah untuk memperjuangkan kondisi kerja yang lebih adil, memberikan perlindungan hak-hak dasar, dan mendukung pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka secara sosial dan ekonomi.

Diterbitkan

2025-09-21