URGENSI PEMBENTUKAN PERATURAN DESA TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS 3R DI DESA PAGAR DEWA KECAMATAN MANNA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Penulis

  • Salwa Universitas Bengkulu Penulis
  • Fitriah Mardhatilla Universitas Bengkulu Penulis
  • Yolandari Universitas Bengkulu Penulis
  • Frayoga Agustia Universitas Bengkulu Penulis
  • Wulandari Universitas Bengkulu Penulis

Kata Kunci:

Pengelolaan Sampah, Peraturan Desa, Lingkungan, 3R, Tata Kelola

Abstrak

Pengelolaan sampah merupakan tantangan serius di berbagai wilayah pedesaan, termasuk Desa Pagar Dewa, Kabupaten Bengkulu Selatan. Meningkatnya timbulan sampah akibat pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, dan meningkatnya aktivitas ekonomi belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang memadai. Kondisi ini menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat seperti pencemaran air, udara, bau tidak sedap, dan risiko penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan regulasi dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes) sebagai instrumen hukum untuk memperkuat tata kelola sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R). Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan empiris melalui kajian regulasi, observasi, dan analisis kondisi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum adanya kerangka kebijakan operasional, minimnya sarana pemilahan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya lembaga pengelola menjadi faktor utama tidak terkelolanya sampah secara berkelanjutan. Pembentukan Perdes direkomendasikan sebagai solusi hukum untuk memastikan kewajiban pemilahan sampah, larangan pembakaran dan pembuangan ke badan air, pembentukan Unit Pengelola Sampah Desa, serta penerapan sanksi administratif yang proporsional. Penutup penelitian menegaskan bahwa Perdes memiliki urgensi strategis sebagai instrumen perubahan perilaku, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan.

Diterbitkan

2025-12-21