PERAN KONSELING INDIVIDU DALAM MENGATASI TRAUMA BULLYING
Kata Kunci:
Bullying, Trauma, Konseling Individu, Dampak PsikologisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk bullying, dampak psikologis, serta peran konseling individu dalam membantu pemulihan trauma pada korban bullying. Data diperoleh melalui wawancara terhadap tiga informan yang memiliki pengalaman bullying sejak usia sekolah dasar hingga remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal dan sosial merupakan bentuk yang paling sering dialami oleh para informan, sementara bullying fisik terjadi pada kasus tertentu seperti pada informan Najwa. Dampak yang muncul mencakup rasa takut, kecemasan, rendah diri, kebingungan, serta munculnya ingatan traumatis yang memengaruhi kondisi emosional jangka panjang. Selain itu, bullying berdampak pada kepercayaan diri, interaksi sosial, motivasi belajar, serta pola perilaku penghindaran. Faktor pemulihan yang ditemukan mencakup dukungan keluarga, aktivitas menenangkan, konseling profesional, serta kegiatan spiritual. Pembahasan menunjukkan bahwa konseling individu memiliki peran penting dalam menggali emosi, mengubah pola pikir negatif, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun mekanisme coping adaptif pada korban. Dengan demikian, konseling individu menjadi intervensi yang efektif untuk membantu korban pulih dari trauma bullying dan kembali berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.
