PENGARUH KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA SMAN 1 BOJONGMANGU KABUPATEN BEKASI TAHUN 2024
Kata Kunci:
Komunikasi Antar Pribadi (KAP), Pengetahuan, Remaja, Perilaku SeksualAbstrak
Permasalahan perilaku seksual remaja masih menjadi perhatian, dimana perilaku tersebut menyebabkan peningkatan risiko kehamilan tidak diinginkan dan kasus HIV/AIDS. Prevalensi angka kejadian seks bebas pada remaja sebanyak 348 (33,5%) mempengaruhi tingginya permasalahan pada kasus HIV/AIDS. Hal tersebut disebabkan oleh salah satu faktor kurangnya pengetahuan tentang perilaku seksual pada remaja. Program KAP (Komunikasi Antar Pribadi) dari Kemenkes menjadi dasar strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku yang positif di kalangan remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komunikasi antar pribadi terhadap pengetahuan perilaku seksual pada remaja SMAN 1 Bojongmangu Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Sampel dari penelitian ini 68 remaja kelas X di SMAN 1 Bojongmangu Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan intervensi komunikasi antar pribadi. Dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Marginal Homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan intervensi komunikasi antar pribadi tentang perilaku seksual sebagian besar dalam kategori kurang (48,5%), dan tingkat pengetahuan responden setelah diberikan intervensi sebagian besar dalam kategori baik (63,2%). Hal ini menunjukan terdapat pengaruh komunikasi antar pribadi terhadap pengetahuan perilaku seksual pada remaja SMAN 1 Bojongmangu Kabupaten Bekasi Tahun 2024 dengan p value 0,000. Disarankan kepada pihak sekolah untuk dapat melakukan edukasi khususnya tentang kesehatan reproduksi dengan pendekatan KAP dan menjalin kerja sama dengan layanan kesehatan untuk giat menjalankan promosi kesehatan.


