PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN NON BPJS DI RUMAH SAKIT BHAKTI ASIH BREBES
Kata Kunci:
Bauran Pemasaran, Kunjungan Ulang, Pasien Non-BPJS, Rumah SakitAbstrak
Pendahuluan: Berakhirnya kerja sama Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes dengan BPJS Kesehatan menyebabkan ketergantungan pada pasien non-BPJS. Kondisi ini menuntut strategi pemasaran yang efektif untuk mempertahankan loyalitas pasien. Penelitian ini menganalisis pengaruh bauran pemasaran (7P) terhadap minat kunjungan ulang pasien non-BPJS. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain survei ini melibatkan 100 pasien rawat jalan non-BPJS menggunakan kuesioner skala Likert. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, korelasi Spearman, dan regresi linier berganda. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan enam variabel (harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik) berhubungan signifikan dengan minat kunjungan ulang (p < 0,05), sedangkan produk tidak signifikan. Regresi berganda menemukan faktor dominan: tempat (B=0,327; p=0,001), harga (B=0,298; p=0,000), dan bukti fisik (B=0,263; p=0,011). Model regresi menjelaskan 99,5% variasi minat kunjungan ulang. Diskusi: Pasien non-BPJS mempertimbangkan keterjangkauan biaya, aksesibilitas lokasi, dan kualitas fasilitas fisik sebagai faktor utama. Produk layanan dianggap standar, sehingga tidak signifikan. Faktor SDM, promosi, dan proses pelayanan tetap memberikan kontribusi meski lebih kecil. Kesimpulan: Strategi peningkatan mutu fasilitas, transparansi harga, dan aksesibilitas layanan perlu diprioritaskan untuk memperkuat loyalitas pasien non-BPJS.


