HARMONI BERAGAMA: PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMADALAM MENGATASI KONFLIK PERBEDAAN KEYAKINAN(Sebuah Tinjauan Sosiologi Prespektif KH. Ahmad Dahlan)

Penulis

  • Entan Sutarso Universitas Islam Darussalam Ciamis Penulis
  • Dede Husni Mubarok Universitas Islam Darussalam Ciamis Penulis

Kata Kunci:

Harmoni Beragama, Moderasi Beragama, Perbedaan Keyakinan

Abstrak

Bangsa Indonesia merupakan masyarakat yang beragam serta mempunyai sifat majemuk. Keberagaman tersebut meliputi perbedaan budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi dan lain sebagainya. Dalam masyarakat multikultural seperti ini sering terjadi ketegangan dan konflik antar kelompok budaya sampai agama seklaipun dan hal ini berdampak pada keharmonisan hidup. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membahas tentang pendidikan moderasi beragama dalam mengatasi konflik perbedaan keyakinan bangsa Indonesia, sehingga bisa mewujudkan perdamaian bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran moderasi beragama K.H. Ahmad Dahlan terbagi pada tiga hal pengertian moderasi beragama, konsep moderasi beragama, Indikator moderasi beragama. Sedangkan kiprah K.H. Ahmad Dahlan dalam moderasi beragama terdapat pada tiga bidang, diantaranya: bidang keagamaan, bidang pendidikan dan juga bidang sosial. Melihat hasil temuan maka terdapat dua alasan mendasar K.H. Ahmad Dahlan mengembangkan moderasi beragama, diantaranya: Pertama, Purifikasi paham beragama, yang semula sinkretis-tradisional menuju reformis (pembaharuan) Islam, Kedua. Dinamisasi paham beragama yang semula tertutup pintu ijtihad (pembaharuan) menuju terbukanya pintu ijtihad.

Diterbitkan

2025-05-21