RINTANGAN PELAYANAN SEBAGAI SARANA PEMURNIAN PANGGILAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: TELAAH TEOLOGIS ATAS 1 PETRUS 1:6–7
Kata Kunci:
Panggilan, Rintangan Pelayanan, 1 Petrus 1:6–7, Pemurnian Iman, Pendidikan Agama Kristen, Teologi Penderitaan, Ketekunan RohaniAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara teologis makna rintangan dalam pelayanan sebagai sarana pemurnian panggilan berdasarkan 1 Petrus 1:6–7, serta implikasinya dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Ayat tersebut menekankan bahwa berbagai pencobaan dan penderitaan yang dihadapi umat percaya bukanlah tanpa makna, melainkan berfungsi untuk menguji dan memurnikan iman, sebagaimana emas dimurnikan dalam api. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis teks Alkitab dan literatur teologis terkait panggilan, penderitaan, dan pembentukan karakter Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa rintangan dalam pelayanan tidak hanya merupakan tantangan eksternal, tetapi juga menjadi proses internal yang membentuk ketekunan, kesetiaan, dan integritas panggilan. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen, nilai-nilai ini relevan untuk membentuk peserta didik yang resilien, memiliki spiritualitas yang tangguh, dan mampu melihat ujian sebagai bagian dari pertumbuhan iman dan panggilan hidupnya. Dengan demikian, pendidikan iman Kristen harus mampu mengintegrasikan dimensi penderitaan dan pemurnian sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang membentuk karakter Kristiani secara utuh.


