PENGGUNAAN BERBAHASA SLANG DAN KESALAHAN BERBAHASA DI KALANGAN REMAJA DALAM MEDIA SOSIAL TIKTOK
Kata Kunci:
Bahasa Slang, Kesalahan Berbahasa, Remaja, Tiktok, Linguistik DigitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penggunaan bahasa slang dan kesalahan berbahasa di kalangan remaja dalam media sosial TikTok. TikTok sebagai platform populer telah menjadi ruang ekspresi bahasa yang unik di mana remaja bebas menciptakan dan menggunakan ragam bahasa tidak baku, baik dalam bentuk video maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap konten remaja di TikTok. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang tidak hanya mencerminkan kreativitas linguistik remaja, tetapi juga menjadi sarana pembentukan identitas sosial dan solidaritas kelompok. Di samping itu, ditemukan 30 bentuk kesalahan berbahasa yang diklasifikasikan ke dalam empat kategori: morfologi, fonologi, semantik, dan sintaksis, dengan kesalahan morfologis sebagai kategori paling dominan. Fenomena ini menunjukkan bahwa penggunaan slang dan bahasa tidak baku secara berlebihan dapat berdampak pada penurunan kesadaran berbahasa yang benar. Oleh karena itu, penting untuk menumbuhkan literasi kebahasaan yang kritis di kalangan remaja, terutama melalui pendidikan bahasa Indonesia yang kontekstual dan komunikatif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik digital dan dapat menjadi acuan bagi pendidik serta pemangku kepentingan dalam merespons dinamika bahasa remaja di era digital.


