PERBAIKAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK AIRNESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus di PT. Segara Makmur Sejahtera)
Kata Kunci:
Six Sigma, DMAIC, Produk Cacat, Perbaikan KualitasAbstrak
Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi air bersih. PT Segara Makmur Sejahtera menghadapi masalah kualitas berupa tingginya produk cacat pada kemasan cup merek Airness. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan meningkatkan kualitas proses produksi menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Hasil analisis menunjukkan tiga jenis cacat dominan: sambungan tutup tidak merekat (74,11%), cup kempis (16,79%), dan volume air kurang (9,10%) dari total 4.198 unit cacat. Nilai DPMO sebesar 444.940 dan sigma proses 3,51 menunjukkan kualitas belum optimal. Penyebab utama berasal dari faktor manusia, mesin, dan material. Perbaikan dilakukan melalui pengecekan bahan baku, briefing harian, dan jadwal perawatan mesin. Setelah implementasi, jumlah produk cacat menurun 44,86% dan sebagian besar titik produksi berada dalam batas kendali. Hasil ini membuktikan efektivitas metode Six Sigma dalam mengurangi cacat produksi


