PERAN FOTOGRAFI JURNALISTIK SEBAGAI MEDIA EVALUASI VISUAL PROYEK PERBAIKAN JALAN PASCA GALODO DI LEMBAH ANAI

Penulis

  • Afdhal Kasim Institut Seni Indonesia Padangpanjang Penulis

Kata Kunci:

Fotografi Jurnalistik, Evaluasi Visual, Pascagalodo, Perbaikan Jalan, Penelitian Kualitatif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fotografi jurnalistik sebagai media evaluasi visual dalam proses perbaikan jalan pascagalodo di Lembah Anai, Sumatera Barat. Fenomena galodo yang terjadi pada 27 November 2025 menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur jalan, sehingga proses perbaikan memerlukan dokumentasi yang mampu merepresentasikan kondisi dan dinamika pekerjaan di lapangan secara akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dengan pekerja lapangan yang terlibat langsung dalam proyek perbaikan jalan, observasi lokasi penelitian, serta dokumentasi visual berupa fotografi jurnalistik dan foto lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi jurnalistik berperan penting sebagai media evaluasi visual yang mampu menggambarkan kondisi kerusakan, proses pekerjaan, dan progres perbaikan jalan secara lebih konkret dibandingkan laporan tertulis semata. Fotografi jurnalistik juga berfungsi sebagai sarana komunikasi, bukti visual pekerjaan, serta alat pendukung akuntabilitas dan transparansi proyek pascabencana. Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan pentingnya aspek etika dan konteks dalam praktik fotografi jurnalistik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian fotografi jurnalistik dengan menempatkannya sebagai instrumen evaluasi visual dalam konteks perbaikan infrastruktur pascabencana. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam mengintegrasikan dokumentasi fotografi jurnalistik ke dalam proses evaluasi dan pengawasan proyek infrastruktur.

Diterbitkan

2026-01-21