MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN ISLAM
Kata Kunci:
MSDM, Pendidikan Islam, HR, Islamic EducationAbstrak
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pendidikan Islam memegang peran sentral dalam menghadapi tantangan globalisasi dan revolusi industri 4.0, sebagaimana diamanatkan Al-Qur'an (Al-'Alaq: 1-5; Al-Jathiyah: 13) yang menekankan manusia sebagai khalifah unggul berbasis iman, taqwa, dan penguasaan ilmu pengetahuan-teknologi. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, proses pengembangan, dan strategi MSDM di lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pesantren untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk insan kamil. Menggunakan pendekatan kualitatif library research, data dikumpul dari buku, jurnal, dan dokumen kebijakan relevan, dianalisis secara deskriptif-tematis melalui sintesis dan kritik teori. Temuan menunjukkan MSDM telah berevolusi menjadi pendekatan holistik sejak 1960-an, mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, rekrutmen, pelatihan, evaluasi berbasis taqwa (Al-Mujadalah: 11; Al-Baqarah: 202), kompensasi dunia-akhirat (At-Taubah: 105), serta pemeliharaan berlandaskan tiga pilar pendidikan Islam (I’tiqadiyyah, Khuluqiyyah, Amaliyyah) dan lima maqashid syariah (hifdz al-din, al-nafs, al-‘aql, al-nasl, al-mal wa al-‘irdh). Strategi holistik meliputi rekrutmen profesional, pengembangan karier teladan Nabi SAW, kepemimpinan visioner, pemanfaatan teknologi adaptif Society 5.0, dan budaya organisasi Islami, dengan faktor pendukung seperti pelatihan guru dan kolaborasi stakeholder, serta penghambat seperti disiplin rendah dan sarana terbatas. MSDM efektif meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi guru, inovasi, reputasi institusi, dan kesiapan generasi masa depan. Kesimpulan menegaskan komitmen MSDM berbasis tauhid sebagai kunci kemajuan berkelanjutan pendidikan Islam di Indonesia


