IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS VI SDN KEBAKALAN PORONG
Kata Kunci:
Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Pembelajaran IPA, Sekolah DasarAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dampak penerapan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas enam di SD Kebakalan Porong. Salah satu keterampilan penting yang harus diajarkan sejak tingkat sekolah dasar adalah berpikir kritis. Namun, pembelajaran yang berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang terampil dalam analisis masalah, artikulasi pendapat, dan pengambilan keputusan rasional. Partisipan penelitian dalam studi kualitatif deskriptif ini adalah siswa kelas enam dan para pengajar. Metode pengumpulan data meliputi kuesioner respons siswa, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, termasuk mengajukan pertanyaan, berdebat, dan membahas isu-isu kontekstual. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis, yang dibuktikan dengan peningkatan kapasitas mereka dalam analisis masalah, justifikasi jawaban, dan pembuatan peta pikiran yang terorganisir. Oleh karena itu, model Pembelajaran Berbasis Masalah layak digunakan sebagai pendekatan pembelajaran alternatif di sekolah dasar karena memiliki efek yang bermanfaat pada pertumbuhan kemampuan berpikir kritis siswa kelas enam


