STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL MARKETING PT. BANK SYARIAH INDONESIA. Tbk DI MEDIA SOSIAL
Kata Kunci:
Digital Marketing, SOSTAC, Integrated Marketing Communication, Brand Ambassador, Brand Awareness, InstagramAbstrak
Perkembangan teknologi digital mendorong institusi perbankan untuk merancang strategi komunikasi pemasaran yang adaptif dan terintegrasi, khususnya dalam menjangkau generasi milenial dan Gen Z yang aktif di media sosial. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memanfaatkan Instagram melalui akun @lifewithBSI sebagai kanal utama untuk membangun Brand awareness dan membentuk citra sebagai bank syariah modern yang relevan dengan gaya hidup halal generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan digital marketing BSI dengan menggunakan model SOSTAC yang mencakup tahapan Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, dan Control. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak internal BSI, observasi terhadap konten Instagram @lifewithBSI, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan digital marketing BSI telah disusun secara sistematis dan selaras dengan prinsip Integrated Marketing Communication (IMC), yang menekankan konsistensi pesan, sinergi antar saluran, orientasi pada konsumen, serta evaluasi berkelanjutan. Pemilihan Instagram sebagai kanal utama dinilai efektif karena karakteristiknya yang visual dan interaktif. Pemanfaatan brand ambassador Ragnar Oratmangoen terbukti meningkatkan engagement rate serta memperkuat asosiasi positif dan tingkat pengenalan merek (Brand awareness) terhadap BSI. Dengan demikian, integrasi model SOSTAC, prinsip IMC, dan penggunaan brand ambassador berperan penting dalam memperkuat posisi BSI di tengah persaingan industri perbankan digital.


