FILSAFAT AKHLAK PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH DARI KLASIK HINGGA KONTEMPORER

Penulis

  • Teuku Muhammad Fauzan Robbani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Filsafat Akhlak, Ibnu Miskawaih, Tahzibul Akhlak

Abstrak

Artikel ini mengkaji studi tokoh yakni membahas pemikiran seorang ulama besar islam yaitu Ibnu Miskawaih. Adapun tujuan penelitian ini ingin mengemukakan pemikiran Ibnu Miskawaih tentang Filsafat Akhlak dalam kitab Tahzibul Akhlak.  Disinilah menunjukkan bahwa akhlak menurut Ibnu Miskawaih yaitu Sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Didalam kitab Tahzibul Akhlak, Ibnu Miskawaih menolak sebagian pemikiran Yunani yang mengatakan bahwa akhlak tidak dapat berubah, karena ia berasal dari watak dan pembawaan. Baginya akhlak dapat selalu berubah dengan kebiasaan dan latihan serta pelajaran yang baik. Sebab kebanyakan anak-anak yang hidup dan di didik dengan suatu cara tertentu dalam masyarakat ternyata mereka berbeda secara mencolok dalam menerima nikai-niai akhlak yang luhur. Karena itu, manusia dapat diperbaiki akhlaknya dengan engosongkan dari dirinya segala sifat tercela dan menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji dan luhur. Ini juga merupakan tujuan pokok ajaran agama, yaitu mengajarkan sejumlah nilai akhlak mulia agar manusia baik dan bahagia. Di sinilah terdapatnya kaitan yang erat antara agama dan filsfat akhlak yang keduanya berpungsi memperbaikin tingkah laku manusia sebagai makhluk manusia untuk mencapai kebahagiaan.

Diterbitkan

2026-04-21