DIMENSI SPIRITUAL DALAM KEPERCAYAAN TRADISIONAL ‘PERIHEI’ : STUDI KASUS MASYARAKAT DESA KAHYAPU

Penulis

  • Dayun Riadi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Afdhal Kurnia Putra Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Haruwan Lupiarto Reza Susangkut Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Dwika Sefitri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Aisah Natalia Syafitri Dkk Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis

Kata Kunci:

Spiritualitas, Perihei, Tradisi Lokal, Masyarakat Adat, Desa Kahyapu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dimensi spiritual dalam kepercayaan tradisional Perihei yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Provinsi Bengkulu. Perihei merupakan tradisi adat yang sarat makna simbolis dan nilai-nilai spiritual, yang diyakini menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan roh leluhur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, serta diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Perihei mencakup berbagai elemen ritual, seperti penggunaan air suci, kemenyan, persembahan makanan, dan pembacaan mantra, yang masing-masing memiliki makna spiritual dan fungsi sosial yang penting. Nilai-nilai seperti kebersamaan, penghormatan terhadap alam, serta pelestarian norma adat menjadi inti dalam praktik ini. Namun demikian, modernisasi dan perubahan sosial menjadi tantangan besar terhadap keberlangsungan tradisi, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pelestarian Perihei memerlukan strategi adaptif berbasis komunitas, dengan dukungan dari berbagai pihak. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal serta memperkaya kajian mengenai spiritualitas dan sistem kepercayaan masyarakat adat di Indonesia.

Diterbitkan

2025-06-21