STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION SEBAGAI BRAND EQUITY DALAM MENARIK MINAT MAHASISWA PASCASARJANA (Studi: Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya)

Penulis

  • Ika Wahidah STIKOM Interstudi Penulis

Kata Kunci:

Marketing Komunikasi Terpadu, Ekuitas Merek, Minat Mahasiswa, Pendidikan Tinggi

Abstrak

Persaingan yang semakin ketat di antara perguruan tinggi menuntut institusi pendidikan untuk mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif guna menarik minat calon mahasiswa. Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya dengan lima program studi (tiga program magister dan dua program doktor) mengalami peningkatan minat calon mahasiswa dari tahun ke tahun. Fenomena ini berkaitan erat dengan penerapan strategi Integrated Marketing Communication (IMC) yang dapat membangun brand equity institusi, yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih program studi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMC, brand equity, dan minat mahasiswa dalam memilih program studi. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dan pendekatan yang digunakan adalah studi kasus, dengan meneliti secara mendalam pada institusi yang menjadi objek penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan kausal yang kuat antara IMC, brand equity, dan minat mahasiswa di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya. Model hubungan menunjukkan bahwa IMC berperan sebagai pendahuluan dalam membangun brand equity, yang selanjutnya mempengaruhi minat mahasiswa dalam memilih program studi. Temuan ini mengonfirmasi bahwa strategi pemasaran terintegrasi yang konsisten tidak hanya meningkatkan awareness, tetapi juga membangun kepercayaan dan emotional connection yang mendorong keputusan. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen Sekolah Pascasarjana UB untuk: (1) mempertahankan konsistensi implementasi strategi IMC pada seluruh titik kontak; (2) berinvestasi dalam pengembangan brand equity sebagai aset strategis jangka panjang; (3) mengoptimalkan integrasi antara komunikasi digital dan tradisional untuk mencapai target audience yang lebih luas; dan (4) melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas strategi pemasaran

Diterbitkan

2025-09-21