JURNAL PENGABDIAN: SOSIALISASI DAN PENGENALAN PENGGUNAAN POWER APPS UNTUK PENGAJUAN CUTI KARYAWAN MITRA KERJA PERTAMINA HULU ROKAN SEBAGAI PENGGANTI METODE KONVENSIONAL (MICROSOFT EXCEL) DI KANTOR ALAMANDA, PERTAMINA HULU ROKAN, PEKANBARU
Kata Kunci:
Power Apps, Digitalisasi, Efisiensi, Otomatisasi Alur Kerja, Pengembangan Low- CodeAbstrak
Saat ini, di tengah era digital, transformasi proses bisnis menjadi kebutuhan mendesak bagi berbagai organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Banyak perusahaan masih mengandalkan cara-cara konvensional, seperti penggunaan Microsoft Excel, untuk mengelola data dan proses administrasi harian, termasuk pengajuan cuti karyawan. Meskipun Excel memiliki keunggulan, penggunaan metode manual ini sering kali menimbulkan berbagai kendala, seperti inefisiensi, risiko kesalahan data yang tinggi, serta proses persetujuan yang lambat dan kurang transparan. Masalah-masalah ini tidak hanya menghambat produktivitas operasional tetapi juga menambah beban administratif bagi karyawan dan manajemen. Mengingat kondisi tersebut, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini berfokus pada digitalisasi proses pengajuan cuti karyawan. Tujuannya adalah memperkenalkan dan mengimplementasikan solusi modern berbasis Microsoft Power Apps kepada karyawan di Kantor Alamanda, Pertamina Hulu Rokan. Power Apps, sebagai platform low-code, menawarkan kemudahan dalam membangun aplikasi kustom yang dapat mengotomatisasi alur kerja, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat proses administrasi. Proses pengembangan melibatkan pembuatan antarmuka yang ramah pengguna, integrasi notifikasi otomatis, dan penyimpanan data yang aman. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan para karyawan dapat beralih dari sistem lama yang manual ke sistem digital yang lebih efisien, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya adopsi teknologi dalam dunia kerja. Inisiatif ini tidak hanya selaras dengan tren transformasi digital global tetapi juga berkontribusi pada pembangunan kapasitas masyarakat lokal dalam mengadopsi teknologi baru


