DECENTRALIZATION AND EDUCATIOUNAL AUTONOMY

Penulis

  • Halimah Tussakdiyah Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Penulis
  • Sindi Tifani Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Penulis
  • Ismaliana Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Penulis
  • Muhammad Iqbal Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Penulis

Kata Kunci:

Desentralisasi, Otonomi, Pendidikan

Abstrak

Desentralisasi dan otonomi pendidikan perlu diimplementasikan di setiap daerah agar pemerintah daerah dapat mengelola dan meningkatkan kualitas pendidikan secara lebih efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep desentralisasi pendidikan, menjelaskan implementasi otonomi daerah di sektor pendidikan, dan menjelaskan dampak positif dan negatif dari penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengacu pada berbagai jurnal dan buku yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa desentralisasi dan otonomi pendidikan berpotensi meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah, selama implementasinya sesuai dengan peraturan dan kerangka hukum yang ada. Desentralisasi pendidikan juga memberikan peluang bagi sekolah dan pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan dengan beragam kebutuhan lokal. Dengan otonomi, sekolah memiliki fleksibilitas untuk mengelola kurikulum, mengalokasikan anggaran, dan mengembangkan tenaga pengajar. Kondisi ini mendorong terciptanya inovasi pembelajaran yang selaras dengan karakteristik khusus setiap daerah. Namun, implementasinya masih membutuhkan pengawasan dan koordinasi yang kuat untuk mencegah kesenjangan kualitas pendidikan antar daerah. Oleh karena itu, kapasitas pemerintah daerah, transparansi dalam pengelolaan, dan dukungan regulasi yang jelas merupakan faktor penting dalam mewujudkan desentralisasi pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.

Diterbitkan

2025-12-21