INTEGRITAS TEORI ETIKA KLASIK DAN KONTEMPORER DALAM KEBIJAKAN DAN PRAKTIK PENDIDIKANDI INDONESIA
Kata Kunci:
Etika Pendidikan, Etika Digital, Integrasi Etika, Narrative Review, Kebijakan Sekolah, Etika ProfesionalAbstrak
Penelitian ini mengkaji urgensi pengintegrasian teori etika klasik dan kontemporer dalam kebijakan serta praktik pendidikan di Indonesia, terutama di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah memetakan penerapan teori etika deontologi, utilitarianisme, etika kebajikan, etika situasional, dan ethics of care/professional ethics dalam konteks pendidikan nasional, serta merumuskan model integratif yang dapat menjadi acuan bagi penguatan tata kelola dan praktik etis di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan desain narrative systematic review melalui penelusuran artikel terbitan 2020–2024 pada basis data Scopus, SINTA, dan dokumen kebijakan nasional, dengan penerapan kriteria inklusi–eksklusi dan alur seleksi literatur berbasis identifikasi, penyaringan judul–abstrak, telaah teks penuh, serta penetapan kelayakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing teori etika memiliki kekuatan sekaligus keterbatasan: deontologi kuat dalam standar regulatif namun kurang fleksibel, utilitarianisme efektif untuk keputusan strategis tetapi mengandung risiko mengabaikan kepentingan individu, sedangkan etika kebajikan, situasional, dan care ethics unggul pada relasi dan karakter tetapi lemah dalam prosedur formal. Di sisi lain, isu etika digital seperti plagiarisme daring, pelanggaran privasi data, risiko penyalahgunaan AI, dan ketimpangan literasi teknologi menjadi tantangan baru yang membutuhkan kebijakan lebih sistematis. Kajian ini menghasilkan Model Integratif 4-Lapis yang meliputi dimensi normatif, prosedural, relasional, dan digital sebagai kerangka penguatan etika pendidikan. Implikasinya mencakup kebutuhan pembaruan pedoman kurikulum, pelatihan guru mengenai etika digital dan AI, serta pengembangan mekanisme pengawasan etika berbasis data untuk memperkuat integritas pendidikan Indonesia.


