ANALISIS MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH UTAMA PADA CERPEN TAHER DAN NADIA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA
Kata Kunci:
Mekanisme Pertahanan, Thahir wa Nadia, PsikoanalisisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pertahanan diri pada tokoh utama dalam cerpen Thahir wa Nadia karya Amin Salama. Meskipun merupakan adaptasi dari cerita klasik, dimensi psikologis tokoh-tokohnya menawarkan materi analisis yang kaya melalui lensa psikoanalisis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka (library research). Data primer bersumber dari teks cerpen Thahir wa Nadia, sedangkan kerangka teoretis merujuk pada teori mekanisme pertahanan diri Anna Freud. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kematangan fungsi ego kedua tokoh dalam menghadapi kecemasan objektif. Tokoh Thahir menggunakan mekanisme yang terencana guna mencapai penguasaan (mastery), melalui kewaspadaan ego (taktik kerikil), penyangkalan dalam perbuatan (taktik tulang), serta penyerahan altruistik saat menyembunyikan kenyataan pahit demi melindungi stabilitas emosional adiknya. Sementara itu, tokoh Nadia menunjukkan transisi psikologis dari tahap awal pertahanan (tangisan) dan sublimasi (doa), menuju tipe pertahanan kompleks berupa identifikasi dengan penyerang (taktik oven). Secara keseluruhan, mekanisme ini merupakan strategi Ego untuk memediasi desakan Id, tuntutan Superego, dan ancaman Dunia Luar guna menjaga integritas mental anak dari tekanan eksternal yang ekstrem


