ETIKA BERPAKAIAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON KELAS A0 DALAM PERSPEKTIF AGAMA ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN IMAGE KAMPUS ISLAMI

Penulis

  • Taufik Rosdi Universitas Muhammadiyah Buton Penulis
  • Maudin Universitas Muhammadiyah Buton Penulis
  • Darmayanti Universitas Muhammadiyah Buton Penulis

Kata Kunci:

Etika, Pakaian, Image, Kampus Islami

Abstrak

Mahasiswa merepresentasikan citra institusi perguruan tinggi tempat mereka menempuh pendidikan. Sikap dan cara berpakaian mahasiswa memberikan kontribusi besar terhadap persepsi publik terhadap universitas tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan dan teknik analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Buton. Data primer diperoleh dari berbagai narasumber, termasuk Ketua Program Studi PAI, dua dosen pengampu mata kuliah PAI, serta mahasiswa kelas A0 dari semester pertama hingga ketujuh. Selain itu, data juga dihimpun melalui proses observasi langsung dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya berpakaian mahasiswi Universitas Muhammadiyah Buton di lingkungan kampus belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip- prinsip syariat Islam sebagaimana diatur dalam akad perkuliahan. Sebagai contoh, aturan berpakaian dalam Islam untuk perempuan memiliki ketentuan yang lebih ketat dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini mengindikasikan bahwa penampilan busana sebagian mahasiswi belum sepenuhnya merepresentasikan identitas lembaga pendidikan yang berasaskan nilai- nilai keislaman. Sebaliknya, mahasiswa laki-laki umumnya lebih konsisten mengikuti standar berpakaian sesuai syariat Islam. Ketaatan terhadap etika berpakaian sebagaimana tercantum dalam akad perkuliahan memiliki peran penting dalam menjaga citra mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton, Menjaga reputasi perguruan tinggi sebagai lembaga yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam merupakan hal yang esensial, baik di lingkungan internal kampus maupun dalam interaksi eksternal, mengingat berbagai pertimbangan yang melatarbelakanginya

Diterbitkan

2025-06-21