PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ASETON DAUN SIRIH CINA (PEPEROMIA PELLUCIDA L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) JANTAN
Kata Kunci:
Antioksidan, Kolesterol, Hiperkolesterol, Mencit, Simvastatin, Sirih CinaAbstrak
Proporsi hiperkolesterolemia di Indonesia pada kelompok usia 65-74 tahun sebesar 38,2% dan sedikit menurun pada kelompok usia di atas 75 tahun 32,9%. Hiperkolesterolmia merupakan keadaan dimana kadar kolesterol dalam darah meningkat melewati batas normal. Nilai normal kadar kolesterol pada tubuh adalah <200 mg/kgBB. Penelitian ini merupakan jenis eksperimental, dilakukan pengujian ekstrak aseton pada daun Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) untuk melihat pengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol pada pada mencit (Mus musculus) jantan. penelitian ini juga melakukan uji antioksidan pada senyawa daun Sirih Cina (Peperomia pellucida L.). hasil uji kadar total fenolik ekstrak aseton daun sirih cina diperoleh kadar total fenolik sebesar 9987,17 mg GAE/g dan aktivitas antioksidan terhadap ekstrak aseton daun sirih cina diperoleh hasil IC50 sebesar 2,555 ppm. Daun Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar Kolesterol mencit (Mus musculus) jantan dengan penurunan kadar kolesterol tertinggi terdapat pada perlakukan 2 dengan dosis 225 mg/kgBB kemudian diikuti oleh perlakuan 3 dengan dosis 450 mg/kgBB dan perlakuan 1 sebesar 115 mg/kgBB


