HAKIKAT PERKEMBANGAN ANAK DAN PENDIDIKAN KARAKTER: TELAAH TEORI EKOLOGI BRONFENBRENNER DAN HADIS DALAM KONTEKS PENDIDIKAN INDONESIA

Penulis

  • Andi Nurfadhilah Maulani STAIN Majene Penulis
  • Musdalifa STIT Madani Yogyakarta Penulis
  • Muslimah STIT Madani Yogyakarta Penulis
  • Ninda Suci R STIT Madani Yogyakarta Penulis
  • Widiyanto STIT Madani Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

Pendidikan Karakter, Perkembangan Anak Holistik, Teori Ekologi Bronfenbrenner, Hadis, Pendidikan Islam

Abstrak

Pendidikan karakter anak merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia seutuhnya. Namun, dalam praktiknya, pendidikan di Indonesia masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan penilaian berbasis angka, sehingga belum sepenuhnya mencerminkan prinsip perkembangan anak yang holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat perkembangan anak menurut teori ekologi Bronfenbrenner dan kajian hadis, serta mengkaji kesesuaiannya dengan pendekatan, metode, sistem penilaian, dan orientasi nilai pendidikan karakter dalam praktik pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi literatur teori ekologi perkembangan, kebijakan pendidikan nasional, dan kajian hadis tentang pendidikan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa baik teori ekologi Bronfenbrenner maupun kajian hadis sama-sama menegaskan bahwa perkembangan anak berlangsung secara holistik melalui interaksi yang berkelanjutan antara anak dan lingkungan keluarga, sekolah, serta masyarakat. Namun, realitas pendidikan di Indonesia menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep tersebut dengan praktik pendidikan yang masih menitikberatkan pada capaian akademik. Orientasi nilai dan tujuan pendidikan karakter secara normatif telah selaras dengan prinsip perkembangan anak yang holistik, tetapi implementasinya belum optimal akibat lemahnya integrasi peran lingkungan dan dominasi penilaian kognitif. Oleh karena itu, penguatan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan karakter yang benar-benar holistik dan berkelanjutan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan pendekatan pendidikan karakter yang holistik, integratif, dan humanis agar pendidikan mampu membentuk karakter dan moral anak secara berkelanjutan sesuai dengan teori ekologi Bronfenbrenner dan ajaran Islam berbasis hadis.

Diterbitkan

2026-03-26