PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR TENTANG PENDIDIKAN HOLISTIK - TRANSFORMATIF
Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, Perkembangan Anak Holistik, Teori Ekologi Bronfenbrenner, Hadis, Pendidikan IslamAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pandangan seorang filsuf Muslim, Seyyed Hossein Nasr, tentang Pendidikan Holistik-Transformatif dan relevansinya terhadap pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, melalui penelusuran dan analisis karya-karya utama Seyyed Hossein Nasr dan literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasr memandang pendidikan sebagai proses integratif yang mencakup dimensi intelektual, moral, dan spiritual, serta menolak dikotomi antara pengetahuan agama (naqlī) dan pengetahuan rasional (‘aqlī). Pendidikan, menurut Nasr, harus didasarkan pada prinsip monoteisme dan hierarki pengetahuan yang berorientasi pada pembentukan manusia yang sempurna. Pemikiran pendidikan holistik-transformatif Seyyed Hossein Nasr dianggap relevan untuk mengatasi krisis pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam upaya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan agama serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan tradisi Islam di tengah arus modernisasi dan globalisasi.


