PENGARUH MINIMUM WAGE COMPLIANCE & LABOR COSTTERHADAP SUSTAINABILITY (Studi empiris pada Perusahaan Food &Beverage yang Terdaftar di BEI tahun 2020-2024)

Penulis

  • Ilham Mashdar Roihan Universitas Pamulang Penulis
  • Wahyuni Iriani Universitas Pamulang Penulis
  • Budiono Universitas Pamulang Penulis
  • Sugiyanto Universitas Pamulang Penulis

Kata Kunci:

Kepatuhan Upah Minimum, Biaya Tenaga Kerja, Keberlanjutan Bisnis, Profitabilitas, Akuntansi Keuangan

Abstrak

Perkembangan industri makanan dan minuman (Food & Beverage/F&B) di Indonesia memegang peran penting dalam perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, dan ketahanan industri. Namun, subsektor ini menghadapi tekanan biaya tenaga kerja yang semakin meningkat, terutama akibat kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) serta dinamika operasional selama periode pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Minimum Wage Compliance (X1) dan Labor Cost (X2) terhadap Sustainability Perusahaan (Y) yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan F&B yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori, melibatkan 83 perusahaan F&B sebagai populasi dan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan dan data UMP provinsi dianalisis menggunakan regresi data panel melalui EViews. Minimum Wage Compliance diukur melalui rasio total beban gaji terhadap standar UMP provinsi dikalikan jumlah pekerja, sedangkan Labor Cost direpresentasikan melalui rasio beban tenaga kerja terhadap total biaya operasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel MWC tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sehingga tingkat kepatuhan perusahaan terhadap UMP tidak secara langsung mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, variabel LC berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi beban tenaga kerja terhadap biaya operasional, semakin menurunkan tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman empiris mengenai struktur biaya ketenagakerjaan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan perusahaan, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam melakukan pengelolaan biaya tenaga kerja secara lebih efektif

Diterbitkan

2025-12-21