PENGELOLAAN KOLEKSI POCADI DI KANTOR BUPATI PADANG PARIAMAN
Kata Kunci:
Pengelolaan Koleksi, Pocadi, Perpustakaan Digital, Padang Pariaman, PustakawanAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses pengelolaan koleksi digital di Pojok Baca Digital (Pocadi) Kantor Bupati Padang Pariaman dilakukan, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaannya dan strategi yang diterapkan untuk mengatasinya. Pocadi merupakan salah satu bentuk layanan perpustakaan berbasis digital yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan informasi aparatur pemerintah dan masyarakat. Meskipun begitu, pengelolaan koleksi di Pocadi belum sepenuhnya berjalan optimal karena berbagai hambatan teknis dan non-teknis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam kepada tujuh orang informan (terdiri dari enam pustakawan dan satu pejabat struktural), serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumbe Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan koleksi Pocadi mencakup empat tahapan, yaitu pengumpulan, pengolahan, pelestarian, dan pendayagunaan koleksi. Pengumpulan koleksi dilakukan melalui kerja sama dengan Perpustakaan Nasional (iPusnas). Kendala yang paling banyak ditemui meliputi keterbatasan sumber daya manusia, jaringan internet yang tidak stabil, ruang yang terbatas, serta keterbatasan anggaran. Untuk mengatasi hal tersebut, pengelola melakukan pelatihan staf, pendampingan pengguna, promosi layanan, serta peningkatan fasilitas agar layanan Pocadi dapat diakses dan dimanfaatkan secara optimal


