FENOMENA AYAT- AYAT MUTASHAf)
Kata Kunci:
Ayat Mutashābihāt, Tafsir Al-Kashshāf, Al-Zamakhsharī, Metodologi TafsirAbstrak
Ayat-ayat mutashābihāt merupakan salah satu tema sentral dalam kajian tafsir al-Qur’an, terutama yang berkaitan dengan ayat-ayat sifat Allah. Tafsir al-Kashshāf karya al-Zamakhsharī menempati posisi penting dalam tradisi tafsir rasional dengan karakter kebahasaan dan teologis yang kuat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis metodologi serta pola penafsiran ayat-ayat mutashābihāt dalam Tafsir al-Kashshāf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menjadikan Tafsir al-Kashshāf sebagai sumber primer dan literatur tafsir serta teologi sebagai sumber sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-Zamakhsharī menerapkan metode tafsir bil-ra’yi yang berlandaskan analisis linguistik, balāghah, dan rasionalitas. Dalam menafsirkan ayat-ayat mutashābihāt, khususnya ayat-ayat sifat, al-Zamakhsharī cenderung menggunakan pendekatan takwīl untuk menolak pemahaman antropomorfis, sejalan dengan prinsip tanzīh dalam teologi Mu‘tazilah. Temuan ini menegaskan bahwa latar belakang teologis berpengaruh signifikan terhadap konstruksi metodologi dan hasil penafsiran al-Zamakhsharī, serta menunjukkan relasi erat antara tafsir dan teologi dalam diskursus keilmuan Islam klasik


