METODE TAFSIR MAUDHU‘I: KONSEP, LANGKAH METODOLOGIS, DAN APLIKASINYA DALAM STUDI AL-QUR’AN

Penulis

  • Maimun UNUGIRI Bojonegoro Penulis
  • Ahmad Manshur UNUGIRI Bojonegoro Penulis

Kata Kunci:

Tafsir Maudhu‘I, Metodologi Tafsir, Studi Al-Qur’an, Tafsir Tematik

Abstrak

Metode tafsir maudhu‘i merupakan pendekatan penafsiran Al-Qur’an yang berorientasi pada pengkajian ayat-ayat berdasarkan satu tema tertentu secara komprehensif dan sistematis. Munculnya metode ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan metode tafsir konvensional, khususnya tafsir tahlili, dalam memberikan gambaran utuh pandangan Al-Qur’an terhadap persoalan-persoalan tematik dan problematika kontemporer. Dalam praktiknya, penafsiran yang bersifat parsial dan terfragmentasi sering kali menyulitkan umat Islam untuk memahami sikap Al-Qur’an secara menyeluruh terhadap suatu isu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep dasar tafsir maudhu‘i, menjelaskan langkah-langkah metodologis yang digunakan dalam penerapannya, serta menganalisis relevansi dan aplikasinya dalam studi Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) terhadap karya-karya tafsir dan ulumul Qur’an klasik maupun modern. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menelaah pandangan para mufasir serta literatur metodologi tafsir. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode tafsir maudhu‘i memiliki karakteristik utama berupa pengumpulan ayat-ayat Al- Qur’an yang berkaitan dengan satu tema, pengkajian konteks historis dan tekstual ayat, serta perumusan kesimpulan tematik yang mencerminkan pandangan Al-Qur’an secara utuh. Metode ini terbukti efektif dalam menjawab isu-isu aktual seperti keadilan sosial, pendidikan, etika, dan problem kemanusiaan modern. Namun demikian, kajian ini juga menemukan adanya tantangan metodologis, seperti potensi subjektivitas penafsir dalam pemilihan tema dan ayat, serta risiko pengabaian konteks ayat apabila langkah metodologis tidak diterapkan secara ketat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tafsir maudhu‘i merupakan metode penafsiran yang relevan dan strategis dalam pengembangan studi Al-Qur’an kontemporer, selama diterapkan dengan kerangka metodologis yang ilmiah, objektif, dan bertanggung jawab.

Diterbitkan

2026-01-21