UTANG DALAM GENGGAMAN: STUDI FENOMENOLOGI TENTANG PERGESERAN MAKNA KREDIT INSTAN DAN KONSTRUKSI GAYA HIDUP KONSUMTIF GENERASI Z

Penulis

  • Esri Tambunan Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis
  • Raya Panjaitan Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis

Kata Kunci:

Generasi Z, Kredit Instan, Fenomenologi, Gaya Hidup Konsumtif, Normalisasi Utang, FinTech

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena digitalisasi keuangan yang mengubah lanskap utang piutang melalui fitur Buy Now Pay Later (BNPL) dan pinjaman online yang menyasar Generasi Z. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membedah secara mendalam pengalaman subjektif Generasi Z dalam memaknai utang instan serta memahami bagaimana teknologi finansial (FinTech) mengonstruksi realitas gaya hidup konsumtif. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif, penelitian ini menggali esensi dari pengalaman hidup individu yang terjerat dalam siklus kredit digital. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengguna aktif layanan kredit instan minimal selama satu tahun. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, terjadi pergeseran ontologis makna utang; dari yang semula dianggap sebagai "aib sosial" atau "beban finansial" menjadi "solusi gaya hidup" dan "perpanjangan likuiditas". Kedua, konstruksi gaya hidup konsumtif dipicu oleh tekanan Fear of Missing Out (FOMO) yang diamplifikasi oleh algoritma media sosial, di mana kredit instan berperan sebagai jembatan antara realitas ekonomi rendah dengan aspirasi gaya hidup tinggi. Ketiga, ditemukan adanya fenomena normalisasi utang secara kolektif, di mana kemudahan akses aplikasi dan minimnya hambatan psikologis dalam bertransaksi digital menghilangkan rasa bersalah saat berutang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa normalisasi utang dalam genggaman bukan sekadar masalah literasi keuangan, melainkan bentuk penjajahan baru terhadap kesadaran ekonomi Generasi Z yang mengubah struktur moralitas kepemilikan dan konsumsi di era digital.

Diterbitkan

2026-02-21