ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI MAHASISWA PADA RANAH AKADEMIK DAN NON AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN

Penulis

  • Dini Oktavia Simbolon Universitas HKBP Nommensen Penulis
  • Novita Sari Hutauruk Universitas HKBP Nommensen Penulis
  • Paskaria Fransiska Br. Tarigan Universitas HKBP Nommensen Penulis
  • Winda Simbolon Universitas HKBP Nommensen Penulis
  • Edi Tuahman Purba Universitas HKBP Nommensen Penulis

Kata Kunci:

Alih Kode, Campur Kode, Interaksi Mahasiswa, Sosiolinguistik, Perguruan Tinggi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta menganalisis fungsi dan faktor yang melatarbelakangi penggunaannya dalam interaksi mahasiswa pada ranah akademik dan nonakademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa yang aktif berinteraksi menggunakan lebih dari satu bahasa. Data penelitian berupa tuturan yang diperoleh melalui observasi, rekaman percakapan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap transkripsi, identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 data tuturan yang dianalisis, ditemukan 10 data alih kode dan 6 data campur kode. Pada ranah akademik, campur kode lebih sering muncul melalui penyisipan istilah bahasa Inggris yang berkaitan dengan konsep ilmiah, istilah teknis, dan perangkat pembelajaran digital, sedangkan alih kode berfungsi sebagai strategi penegasan, apresiasi, dan penyesuaian terhadap norma akademik. Pada ranah nonakademik, alih kode lebih dominan dan digunakan secara fleksibel untuk mengekspresikan emosi, membangun solidaritas, serta menegaskan identitas sosial dan kedaerahan. Secara keseluruhan, alih kode dan campur kode merupakan praktik kebahasaan yang fungsional dan mencerminkan kompetensi sosiolinguistik mahasiswa dalam menyesuaikan pilihan bahasa dengan konteks dan tujuan komunikasi.

Diterbitkan

2026-02-21