PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERPADU MELALUI EDUKASI KESEHATAN, GIZI, DAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PEKON GUNUNG TIGA, KAB.TANGGAMUS
Kata Kunci:
Pemberdayaan Masyarakat, PHBS, Pencegahan Stunting, Pengelolaan SampahAbstrak
Pembangunan berkelanjutan di wilayah perdesaan Indonesia dihadapkan pada tantangan multidimensional yang saling terkait, meliputi rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), tingginya risiko stunting, dan belum optimalnya pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan implementasi dan mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat terpadu yang menyasar ketiga isu tersebut di Pekon Gunung Tiga, Kabupaten Tanggamus. Metode kegiatan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test/post-test. Intervensi yang diberikan mencakup penyuluhan dan demonstrasi PHBS, edukasi gizi pencegahan stunting berbasis pangan lokal, serta pembentukan bank sampah mini melalui Gerakan Tangani Sampah (GERTAS). Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah program. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik (p<0.05) pada skor pengetahuan masyarakat di ketiga domain: PHBS, pencegahan stunting, dan pengelolaan sampah. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat secara holistik. Disimpulkan bahwa model pemberdayaan terpadu merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan derajat kesehatan, ketahanan gizi, dan kesadaran lingkungan secara simultan di tingkat komunitas.


