KESEJAHTERAAN PSIKOLOGI ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK PENYANDANG DISABILITAS
Kata Kunci:
Kesejahteraan Psikologis, Orang Tua, Anak Berkebutuhan KhususAbstrak
Setiap orang tua menginginkan anak yang sehat dan berkembang optimal. Namun, saat mengetahui anaknya berkebutuhan khusus, orang tua sering merasa terkejut Selain itu , Stigma negatif dari lingkungan sosial memperburuk kesedihan dan kemarahan orang tua. orang tua juga cenderung mengalami depresi dan menggunakan strategi koping menghindar. Kondisi ini meningkatkan risiko buruknya kesehatan mental dan fisik, tekanan psikologis, masalah penyesuaian, serta rendahnya kesejahteraan psikologis orang tua anak berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini untuk menggambarakan kesejahteraan psikologis orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas di SLB Kefamenanu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Popuasi dalam penelitian ini berjumlah 5 orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas yang dispilih sebagai informan utama melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Data diperoleh melalui wawancara dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik menghasilkan tiga tema utama: proses penerimaan, pengasuhan, dan dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan kesejahteraan psikologis orang tua bergantung pada kemampuan menerima kondisi anak, menerapkan pola asuh yang tepat, dan mendapat dukungan lingkungan. hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis orang tua bergantung pada kemampuan menerima kondisi anak, menerapkan pola asuh yang tepat, dan mendapat dukungan lingkungan. Peneliti menyarankan orang tua melakukan kegiatan spiritual untuk meningkatkan rasa syukur, menghabiskan waktu bersama anak, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah untuk mengurangi kecemasan.


