HUBUNGAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA : LITERATURE REVIEW

Penulis

  • Riska Oktafiana Putri Universitas Islam Sultan Agung Penulis
  • Noveri Aisyaroh Universitas Islam Sultan Agung Penulis

Kata Kunci:

Seks Pra nikah, Remaja, Hubungan Keluarga

Abstrak

Remaja menurut World Health Organization (WHO) dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) adalah periode usia antara 10 sampai 19 tahun. Seks bebas menjadi masalah utama bagi para remaja di Indonesia. Masalah ini merupakan satu masalah yang serius, yang mana jumlah remaja terbilang besar. Untuk menganalisis hubungan keharmonisan orang tua terhadap perilaku seks pada remaja. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literature review. Dalam mencari artikel dilakukan pencarian menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa inggris yang sesuai dengan topik pencarian, dilakukan melalui database antara lain Google Scholar dan PubMed. Penelusuran artikel penelitian didapatkan 5 artikel berdasarkan tahapan skrining artikel : tahap pertama berdasarkan Google Scholar terindeks Sinta 1 dan 2, PubMed terindeks Scopus 1, 2, dan 3. Tahap kedua berdasarkan judul dan abstrak. Dari artikel tersebut dijelaskan bahwa Keharmonisan keluarga sangat diperlukan oleh remaja karena dapat mempengaruhi perilaku menyimpang, salah satunya adalah perilaku seksual. Seks pranikah merupakan hubungan seksual penetrasi antara pasangan sebelum pernikahan resmi. Studi ini menyimpulkan bahwa ada hubungan keharmonisan keluarga dalam perilaku seks bebas pada remaja. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan hubungan dengan anak agar anak terhindar dari perilaku menyimpang yang berisiko

Diterbitkan

2025-11-21