MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA ABORTUS IMINENS PADA IBU USIA 40 TAHUN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU HAJI PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025

Penulis

  • Malinda Natasya Nasution STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Ayumi Asti Azzahra STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Nova Eliza STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Masdian ZEGA STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Saqinatul Mukarromah STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Ariska Fauzianty STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Mardan Siregar STIKes Mitra Husada Medan Penulis

Kata Kunci:

Abortus Iminens, Asuhan Kebidanan, Usia Maternal Lanjut

Abstrak

Abortus iminens merupakan salah satu komplikasi kehamilan trimester pertama yang ditandai dengan perdarahan pervaginam tanpa pembukaan serviks dan masih adanya kemungkinan mempertahankan kehamilan. Kondisi ini sering ditemukan pada ibu dengan faktor risiko tertentu, salah satunya usia maternal lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen asuhan kebidanan pada kasus abortus iminens pada ibu usia 40 tahun di Instalasi Gawat Darurat RSU Haji Provinsi Sumatera Utara tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah seorang ibu hamil usia 40 tahun dengan usia kehamilan 5 minggu 1 hari yang datang ke IGD dengan keluhan perdarahan pervaginam. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang berupa ultrasonografi dan pemeriksaan laboratorium. Manajemen asuhan kebidanan dilakukan menggunakan pendekatan tujuh langkah Varney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami abortus iminens dengan komplikasi kematian intrauterin dini, ditandai dengan perdarahan berulang, nyeri perut bawah, serviks tertutup, kadar hemoglobin rendah, serta hasil USG yang tidak menunjukkan jaringan produk konsepsi. Penatalaksanaan dilakukan secara komprehensif meliputi tirah baring, pemberian terapi farmakologis, pemantauan intensif, edukasi tanda bahaya, dan dukungan psikologis. Disimpulkan bahwa manajemen asuhan kebidanan yang sistematis dan kolaboratif berperan penting dalam menjaga stabilitas kondisi ibu serta mencegah komplikasi lanjutan pada kasus abortus iminens, khususnya pada kehamilan risiko tinggi.

Diterbitkan

2026-02-21