MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NY. A DENGAN DIARE (DEHIDRASI SEDANG) DI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN RUANGAN MUSDALIFAH PEMERINTAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025/2026

Penulis

  • Sastra Amelia Siahaan STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Dinda Grace Sitorus STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Riska Melisa Tanjung STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Dinda Citra Lestari Manik STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Mesrida Simarmata STIKes Mitra Husada Medan Penulis
  • Rahmadhani STIKes Mitra Husada Medan Penulis

Kata Kunci:

Diare, Dehidrasi Sedang, Bayi, Asuhan Kebidanan

Abstrak

Diare merupakan penyebab utama terjadinya dehidrasi pada bayi, terutama pada usia 0–6 bulan. Dehidrasi akibat diare dapat berkembang menjadi kondisi berat dan mengancam jiwa apabila tidak ditangani secara tepat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penatalaksanaan dehidrasi sedang akibat diare pada bayi berdasarkan studi kasus di RSU Haji Medan. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada bayi usia 1 bulan 5 hari yang dirawat di Ruangan Musdalifah RSU Haji Medan tahun 2025. Data dikumpulkan melalui pengkajian subjektif dan objektif, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi medis. Hasil menunjukkan bayi mengalami tanda dehidrasi sedang berupa mukosa mulut kering, turgor kulit menurun, mata cekung, dan penurunan frekuensi berkemih. Penatalaksanaan dilakukan melalui rehidrasi intravena, pemantauan tanda vital, serta edukasi kepada orang tua. Kesimpulan menunjukkan bahwa penatalaksanaan dehidrasi sedang pada bayi memerlukan deteksi dini dan asuhan kebidanan yang komprehensif untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Diterbitkan

2026-02-21