SEMIOTIKA PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU: KAJIAN ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI
Kata Kunci:
Semiotika, Filsafat Ilmu, Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, Pendidikan BahasaAbstrak
Semiotika sebagai kajian tentang tanda dan makna telah banyak diaplikasikan dalam berbagai disiplin ilmu, khususnya linguistik terapan dan pendidikan bahasa. Namun, penerapannya sering kali terbatas pada aspek teknis analisis tanda, tanpa disertai refleksi mendalam terhadap landasan filsafat ilmu yang melandasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merekonstruksi semiotika dalam perspektif filsafat ilmu melalui tiga dimensi utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), dengan sumber data berupa literatur teoretis dan akademik yang relevan dalam bidang semiotika, filsafat ilmu, dan linguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, tanda dipahami sebagai entitas representasional yang menghubungkan realitas dengan pemaknaan manusia melalui proses simbolik yang bersifat kontekstual. Secara epistemologis, semiotika menempatkan makna sebagai hasil konstruksi intersubjektif yang diperoleh melalui proses semiosis berkelanjutan. Sementara itu, dari perspektif aksiologi, semiotika tidak hanya berfungsi sebagai alat pemaknaan, tetapi juga mengandung tanggung jawab etis dalam praktik komunikasi, khususnya dalam menjaga ruang dialogis dan nilai kemanusiaan. Dengan demikian, integrasi semiotika dan filsafat ilmu menghasilkan kerangka konseptual yang komprehensif, reflektif, dan berorientasi nilai, yang relevan untuk memperkaya kajian linguistik terapan dan praktik pendidikan bahasa.


