NILAI RELIGIUS JAWA DALAM NOVEL “KEN ANGROK” KARYA DAMAR SHASANGKA
Kata Kunci:
Religius Jawa, Pendidikan Karakter, Keimantauhidan, Keterikatan, Ketaatan, KepasrahanAbstrak
Keindahan dalam karya sastra sebagai seni dan budaya. Budaya yang dimaksud yaitu kebiasaan masyarakat dalam menyeimbangkan kehidupan. Hal ini selaras dengan pendapat (Al- Ma’ruf, 2017: 7) bahwa sastra sebagai kebudayaan mampu menata kehidupan manusia lahir dan batin. Melalui karya sastra seperti novel dapat memperkuat penyampaian pesan dan nilai religius. Nilai religius penting untuk diterapkan sejak dini tentunya dengan cara yang mudah dipahami anak. Sedangkan untuk anak remaja nilai religius berguna memperkuat keteguhan hati serta menentukan arah tujuan hidup. Pembahasan nilai religius meliputi keimatuhidan, keterikatan, ketaatan, dan kepasrahan manuasia terhadap Tuhan yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakanan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yaitu analisis dokumen. . Sumber data dokumen berupa novel berjudul “Ken Angrok” dengan kajian nilai religius Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keimantauhidan ditunjukkan dengan perubahan sikap, keterikatan ditunjukkan dengan melibatkan Tuhan dalam tujuan hidup, ketaatan berupa perilaku mematuhi ajaran dalam kitab, kepasrahan ditunjukkan dengan menerima takdir. Penarikan kesimpulan yaitu pendidikan karakter religius sudah diterapkan dalam kehidupan secara nyata tanpa disadari karena pengaruh lingkungan


