THE ROLE OF KEMIREN VILLAGE IN INDONESIAN CULTURAL DIPLOMACY THROUGH THE SEPULUH EWU COFFEE FESTIVAL IN BANYUWANGI
Kata Kunci:
Diplomasi Budaya, Festival Kopi Sepuluh Ribu, Desa Kemiren, Budaya OsingAbstrak
Studi ini mengkaji peran strategis Desa Kemiren, Banyuwangi, dalam mendukung diplomasi budaya Indonesia melalui penyelenggaraan Festival Kopi Sepuluh Ewu. Festival ini tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya masyarakat Osing, tetapi juga sebagai sarana promosi nilai-nilai sosial dan budaya Indonesia ke dunia internasional. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus, studi ini menggambarkan bagaimana praktik budaya lokal berbasis komunitas dapat mendukung soft power dan nation branding Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa Festival Kopi Sepuluh Ewu mencerminkan model diplomasi budaya partisipatif yang mampu memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang inklusif, damai, dan berbudaya. Keterlibatan masyarakat lokal sebagai aktor non-negara menjadikan festival ini sebagai wujud nyata kekuatan budaya dalam membangun hubungan antarbangsa secara berkelanjutan.


