ANALISIS PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MIE BASAH MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA WARUNG MIE LEMPENG SOLO

Penulis

  • Rivan Febrian Agustianto Universitas Slamet Riyadi Surakarta Penulis
  • Sunarso Universitas Slamet Riyadi Surakarta Penulis

Kata Kunci:

Persediaan, Economic Order Quantity (EOQ), Biaya Persediaan, UMKM, Mie Basah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku mie basah pada Warung Mie Lempeng Solo dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan yang dihadapi adalah sistem pemesanan harian dengan frekuensi tinggi yang berpotensi menimbulkan pemborosan akibat bahan yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan data pembelian mie basah tahun 2024 dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik saat ini menimbulkan total biaya persediaan sebesar Rp 2.816.866 per tahun dengan frekuensi pemesanan 296 kali. Penerapan metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal 185 kg per order dengan frekuensi 12 kali per tahun, sehingga menurunkan total biaya persediaan menjadi Rp 230.920 atau terjadi penghematan sebesar 91,9%. Selain itu, ditetapkan reorder point sebesar 10 kg, safety stock 4 kg, dan maximum inventory 189 kg. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa penerapan EOQ dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan dan menekan biaya operasional.

Diterbitkan

2025-10-21