BLUEPRINTING CHANGE: A KOTTER-BASED TRANSFORMATION MODEL FOR DEVELOPING BATIK PRINGMAS AS AN INTEGRATEDTOURISM DESTINATION
Kata Kunci:
Manajemen Perubahan, Cetak Biru Strategis, Model 8 Langkah Kotter, Pariwisata Budaya, Batik PRINGMASAbstrak
Studi ini menyajikan cetak biru manajemen perubahan strategis untuk mentransformasikan Batik PRINGMAS—sebuah usaha budaya lokal di Banyumas, Indonesia—menjadi destinasi wisata terpadu. Dengan mengacu pada Model Perubahan 8 Langkah Kotter, penelitian ini menawarkan peta jalan terstruktur untuk menavigasi transformasi organisasi di sektor tradisional. Cetak biru ini membahas tahapan-tahapan penting seperti membangun urgensi, membentuk koalisi pengarah, mengembangkan visi yang menarik, dan menghasilkan kemenangan jangka pendek. Intervensi praktis diusulkan, termasuk pengembangan tiga pengalaman wisata baru: lokakarya batik interaktif, petualangan sungai, dan pengalaman kostum batik. Sebagai desain konseptual, studi ini belum melibatkan implementasi penuh tetapi berfungsi sebagai dasar untuk Pelaksanaan bertahap. Kerangka perubahan yang diusulkan menekankan tidak hanya keselarasan organisasi tetapi juga revitalisasi budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal. Kasus ini menggarisbawahi penerapan teori manajemen perubahan modern dalam industri berbasis warisan budaya, di mana resistensi terhadap perubahan dan kekakuan struktural seringkali terjadi. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan inovasi strategis, Batik PRINGMAS bertujuan untuk menjadi destinasi wisata budaya berkelanjutan yang selaras dengan tujuan pembangunan regional. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menguji secara empiris hasil implementasi dan respons pemangku kepentingan terhadap cetak biru yang diusulkan.


