NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA KERUPUK JANGEK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM
Kata Kunci:
Nilai Kewirausahaan, Kerupuk Jangek, UMKM, Pengembangan Usaha, Daya SaingAbstrak
Nilai-nilai kewirausahaan dalam pengembangan usaha kerupuk jangek merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada produk kuliner tradisional yang menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai kewirausahaan dalam pengembangan usaha kerupuk jangek sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap pelaku UMKM kerupuk jangek di Kota Solok. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai kewirausahaan yang diterapkan dalam praktik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM kerupuk jangek telah menerapkan sejumlah nilai kewirausahaan, antara lain ketekunan, kerja keras, keberanian mengambil risiko, orientasi pasar, inovasi, serta komitmen terhadap kualitas produk. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam proses produksi yang konsisten, upaya mempertahankan cita rasa produk, serta strategi pemasaran melalui sistem titip jual di warung, toko, dan minimarket. Namun demikian, pengembangan usaha masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, minimnya pemanfaatan teknologi produksi, keterbatasan inovasi produk, serta belum optimalnya pemasaran digital. Melalui kegiatan pendampingan berupa inovasi produk dan pelatihan pemasaran digital, diharapkan pelaku UMKM mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai kewirausahaan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan dan peningkatan daya saing UMKM kerupuk jangek. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, akademisi, dan lembaga terkait dalam bentuk akses permodalan, teknologi, serta pendampingan kewirausahaan agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan di pasar lokal maupun nasional.


