PENGARUH LITERASI TRADING TERHADAP PERILAKU PENGAMBILAN RISIKO PADA MAHASISWA PENGGUNA APLIKASI TRADING SAHAM

Penulis

  • Nazwa Nuralifa Ramadhani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Naufal Rafiardi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Muhammad Riziq Alkhoiri Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Ichsan Aji Bayuargo Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Mia Lasmi Wardiyah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

Literasi Trading, Perilaku Pengambilan Risiko, FOMO, Overconfidence Bias, Aplikasi Trading Saham

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi trading terhadap perilaku pengambilan risiko mahasiswa pengguna aplikasi trading saham. Penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif, menggunakan pendekatan survei melalui penyebaran kuisioner. Data primer dikumpulkan melalui purposive sampling dari 100 responden. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung yang aktif menggunakan aplikasi trading saham. Kriteria sampel penelitian ini adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung dan responden yang aktif menggunakan aplikasi trading. Dengan demikian, subjek penelitian dianggap memiliki dasar pengetahuan yang sesuai dengan aspek literasi trading yang diukur dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan model analisis statistik deskriptif berbasis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, literasi trading terbukti memiliki pengaruh pada pengurangan prilaku FOMO (Fear of Missing Out), dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,350 (35%) dan tingkat siginifikansi sebesar 0,000. Literasi trading juga terbukti secara signifikan mengurangi rasa percaya diri yang berlebihan (overconfidence), frekuensi trading yang berlebihan (overtrading), dan penggunaan dana harian. Sementara itu, literasi trading tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kesulitan menerapkan Cut Loss, dengan nilai signifikansi 0,250 > 0,05, dan nilai R2 hanya 12% (atau 1,2%). Temuan menarik dari hipotesis ketiga menunjukkan bahwa literasi trading tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hambatan dalam melakukan Cut Loss. Hasil dari penelitian ini diharapakan menjadi dasar pengembangan kurikulum dan workshop literasi trading dengan pendekatan manajemen risiko di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), sekaligus memberikan pedoman kebiasaan trading yang aman bagi mahasiswa

Diterbitkan

2025-12-21