PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AL MABRUR TUBAN

Penulis

  • Dodik Nur Wicahyo Poltekkes Kemenkes Surabaya Penulis
  • Yasin Wahyurianto Poltekkes Kemenkes Surabaya Penulis
  • Teresia Retna Puspitasari Poltekkes Kemenkes Surabaya Penulis
  • Wahyu Tri Ningsih Poltekkes Kemenkes Surabaya Penulis

Kata Kunci:

Pengetahuan, Perilaku, PHBS, Santri, Pondok Pesantren

Abstrak

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, terutama di lingkungan pondok pesantren yang padat sehingga PHBS perlu ditanamkan sejak dini kepada para santri. Pengetahuan yang baik tentang PHBS diyakini dapat memengaruhi perilaku santri dalam menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh santri Pondok Pesantren Al Mabrur Tuban, dan pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan Uji Spearmen Rank untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku PHBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh santri memiliki tingkat pengetahuan baik tentang PHBS dengan perilaku PHBS yang baik. Namun, masih ditemukan melakukan kebiasaan yang tidak higienis, seperti menyimpan pakaian kotor bertumpuk di dalam kamar, penggunaan handuk bersama, dan kurangnya perhatian terhadap kebersihan kamar mandi. Hasil Uji Spearmen Rank menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan santri dengan perilaku PHBS (P=0,663), yang mengindikasikan bahwa pengetahuan saja tidak cukup untuk merubah atau mendorong perilaku hidup bersih dan sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan hanya salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perilaku PHBS, sebagaimana dijelaskan dalam teori Theory of Planned Behavior dan Health Belief Model. Hal ini mengindikasikan bahwa perilaku PHBS dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di luar aspek kognitif, seperti motivasi, dukungan lingkungan, atau kebiasaan, mungkin turut memengaruhi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari

Diterbitkan

2025-09-21