CASE REPORT PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS AROSBAYA KABUPATEN BANGKALAN
Kata Kunci:
Primigravida, Anemia, Trimester III, Tablet Fe, MMS, Asuhan KebidananAbstrak
Kehamilan menyebabkan perubahan hematologi berupa hemodilusi, yaitu peningkatan volume plasma darah yang melebihi jumlah eritrosit sehingga konsentrasi hemoglobin menurun hingga sekitar 30%. Kondisi ini membuat primigravida lebih rentan mengalami anemia karena kurangnya pengalaman menghadapi perubahan fisiologis serta rendahnya pemahaman mengenai pentingnya nutrisi dan konsumsi zat besi. Berdasarkan data Puskesmas Arosbaya tahun 2024, tercatat 10,6% (33 dari 350) ibu hamil mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil primigravida trimester III dengan anemia ringan. Desain penelitian menggunakan studi kasus (case report) yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Arosbaya pada Juni–Juli 2025. Subjek penelitian adalah ibu hamil primigravida usia kehamilan 30–31 minggu dengan anemia ringan. Data diperoleh melalui informed consent, wawancara terstruktur, pemeriksaan fisik head to toe, serta hasil laboratorium kadar hemoglobin, dengan tetap memperhatikan prinsip etik kebidanan berupa Respect for Person. Asuhan kebidanan dilakukan melalui tiga kali kunjungan. Kunjungan pertama difokuskan pada pengkajian dan penanganan keluhan anemia dengan pemberian tablet Fe dan MMS serta edukasi konsumsi yang tepat. Kunjungan kedua ditujukan pada evaluasi anemia dan penanganan keluhan nyeri pinggang dengan anjuran aktivitas fisik ringan serta posisi tidur yang nyaman. Kunjungan ketiga merupakan evaluasi akhir, di mana ibu menyatakan tidak memiliki keluhan. Hasil asuhan menunjukkan kadar hemoglobin meningkat menjadi 11,4 g/dL, keluhan nyeri pinggang berkurang, dan tidak terdapat penyulit pada akhir trimester III. Edukasi berkesinambungan serta intervensi nonfarmakologis terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi fisik dan kenyamanan ibu hamil


