GAMBARAN STANDAR AIR MINUM BERKUALITAS DAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KALIMANTAN UTARA
Kata Kunci:
Air Minum, Balita, Diare, Kalimantan UtaraAbstrak
Pengolahan air minum yang tidak direbus dapat menjadi sumber penyakit diare. Balita yang keluarganya menggunakan air minum yang direbus, diolah secara kimia, atau disaring memiliki risiko lebih rendah terkena diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas air minum dan kejadian diare pada balita di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan desain penelitian deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa tingginya angka kejadian diare pada balita tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas sumber air minum, karena di daerah dengan kualitas air baik sekalipun, kasus diare masih tinggi. Diperlukan upaya pencegahan diare secara menyeluruh melalui peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengawasan kualitas air minum secara berkelanjutan, serta edukasi masyarakat.


