PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG GEJALA AWAL STROKE DENGAN PENDEKATAN FAST (FACE, ARM, SPEECH, TIME) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU
Kata Kunci:
Pengetahuan, Metode FAST, Gejala Awal Stroke, MasyarakatAbstrak
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan yang membutuhkan deteksi dan penanganan secara cepat dan tepat. Keterlambatan penanganan stroke sering disebabkan oleh rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali gejala awal stroke. Salah satu pendekatan sederhana yang digunakan untuk mendeteksi gejala awal stroke adalah metode FAST (Face drooping, Arm weakness, Speech difficulty, Time to call emergency). Pengetahuan masyarakat mengenai pendekatan FAST berperan penting dalam meningkatkan respons cepat terhadap kejadian stroke. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan masyarakat tentang gejala awal stroke dengan pendekatan FAST di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 138 orang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru pada bulan Desember 2025- Januari 2026. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan Masyarakat tentang gejala awal stroke dengan pendekatan FAST.Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 68 responden (49,3%), diikuti kategori baik sebanyak 44 responden (31,9%), dan kategori kurang sebanyak 26 responden (18,8%). Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan dan terarah guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini stroke melalui pendekatan FAST.


