HUBUNGAN INTENSITAS MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG SELAMA PANDEMI COVID-19: STUDI CROSS SECTIONAL

Penulis

  • Baiq Dhea Afza Sulystia Universitas Muhammadiyah Semarang Penulis
  • Rochman Basuki Universitas Muhammadiyah Semarang Penulis
  • Wijayanti Fuad Universitas Muhammadiyah Semarang Penulis

Kata Kunci:

Ada Hubungan Antara Frekuensi Dan Durasi Membaca Al-Qur’an Terhadap Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Selama Pandemi Covid-19

Abstrak

Latar Belakang: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus penyakit virus Corona 2019 (COVID-19) sebagai pandemi global pada tanggal 30 Januari 2020. Virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, Hubei, Tiongkok pada bulan Desember 2019, saat Indonesia memiliki 6.019.981 kasus. Penyakit ini sangat menular sehingga mendorong pemerintah Indonesia untuk menerapkan beberapa kebijakan, salah satunya di bidang pendidikan melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang pada Maret 2020 mengeluarkan surat edaran untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di satuan pendidikan. melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara rutin. Selama pandemi, karantina adalah salah satu prediktor terbesar gejala gangguan stres akut. Selama kursus jarak jauh, rata-rata tingkat stres pelajar Indonesia adalah 55,1%. Membaca Alquran dapat menyebabkan terbentuknya gelombang delta di lobus frontal dan tengah otak kanan dan kiri. Lobus frontal adalah pusat kecerdasan umum dan organ yang bertanggung jawab mengatur emosi. Tujuan : Mengetahui hubungan intensitas membaca Al-Qur’an dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang selama pandemi COVID-19 Metode Penelitian: Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional ini menggunakan 121 responden di Fakultas Kedokteran Unimus. Variabel bebas adalah frekuensi dan durasi membaca Al-Qur’an dan variabel terikat adalah tingkat stres. Analisis data menggunakan chi-square Hasil penelitian: Ada hubungan antara intensitas (frekuensi dan durasi) membaca Al-Qur’an dengan tingkat stres dengan hasil uji chi-square 0,027 dan nilai p-value 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara frekuensi dan durasi membaca Al-Qur’an terhadap tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Selama Pandemi Covid-19.

Diterbitkan

2026-03-26