PENGARUH PSYCHOEDUCATION TENTANG BODY IMAGE TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 3 PEKANBARU
Kata Kunci:
Body Image, Kepercayaan Diri, Psychoeducation, Remaja PutriAbstrak
Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kepercayaan diri akibat perubahan fisik dan tekanan sosial, terutama yang berkaitan dengan body image. Body image negatif dapat menurunkan penerimaan diri sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan pemahaman dan sikap positif terhadap tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psychoeducation tentang body image terhadap tingkat kepercayaan diri remaja putri di SMA Negeri 3 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pre-test and post-test. Penelitian dilaksanakan pada 29 Desember-1 Januari dengan jumlah sampel 234 siswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 117 kelompok intervensi dan 117 kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri dan psychoeducation dalam bentuk sop. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepercayaan diri pada kelompok intervensi meningkat dari 49,80 sebelum intervensi menjadi 90,96 setelah diberikan psychoeducation untuk kelompok kontrol di 61,04 menjadi 87,37. Pada kelompok kontrol tidak ditemukan peningkatan yang signifikan. Analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan (p=0,000; p < 0,05) serta terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol setelah perlakuan (p < 0,05). kesimpulan penelitian ini adalah bahwa psychoeducation tentang body image efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja putri dan dapat diterapkan sebagai intervensi berbasis sekolah.


