EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA DALAM TARI PERSEMBAHAN BENGKULU: KAJIAN POLA DAN SIMETRI GERAK

Penulis

  • Maharani Jumiarda Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Sara Noprian Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Septa Andelusia Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Betti Dian Wahyuni Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis

Kata Kunci:

Etnomatematika, Tari Persembahan Bengkulu, Pola Berulang, Simetri, transformasi Geometri, Pembelajaran Kontektual

Abstrak

Penelitian ini mengungkap keterkaitan antara Tari Persembahan Bengkulu dan konsep etnomatematika, khususnya dalam aspek pola gerakan dan simetri. Tari Persembahan merupakan tarian tradisional yang memiliki nilai sakral dan berfungsi sebagai bentuk penghormatan dalam budaya Bengkulu. Keunikan tarian ini tidak hanya terletak pada keindahan estetika gerakannya, tetapi juga pada struktur koreografi yang mengikuti pola sistematis dan keteraturan matematis. Melalui  pendekatan etnomatematika dan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip matematika seperti translasi, rotasi, dan refleksi dalam gerakan tarian. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan praktisi tari, serta analisis video pertunjukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola berulang dan simetri menjadi elemen utama dalam struktur gerakan tari, seperti langkah kaki yang membentuk translasi dan rotasi, gerakan tangan yang menyerupai kurva dan segitiga, serta formasi penari yang mencerminkan simetri refleksi, rotasi, dan translasi.Simetri ini tidak hanya memperindah visual tarian, tetapi juga merefleksikan struktur matematis.  Temuan ini memperlihatkan bahwa prinsip-prinsip matematis terintegrasi secara alami dalam praktik budaya masyarakat. Selain memperkaya kajian etnomatematika, penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan Tari Persembahan sebagai  media pembelajaran kontekstual dalam mengajarkan konsep transformasi geometri di sekolah. sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, tarian tradisional tidak hanya berperan sebagai ekspresi seni dan budaya, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang kontekstual dan bermakna.

Diterbitkan

2025-06-21